Pages

Jumat, 31 Januari 2014

6 Efek Samping Terlalu Sering Makan Telur


Siapa yang tak kenal yang namanya telur. Hmm makanan yang satu ini termasuk ke dalam menu makanan penolong. Soalnya siapa aja, dimana aja, dan dalam keadaan apapun bisa bikin telur entah itu digoreng direbus atau yang lain-lain, Pokoknya di jamin praktis.
Dan apakah kamu termasuk ke dalam orang yang gemar menyantap telur, kalo iya berarti kamu harus berhati-hati. Kenapa, karna memakan telur yang terlalu sering dapat memberikan efek samping yang kurang baik bagi kamu. Apa saja ya? Berikut ini penjelasannya.
Meningkatkan Kolesterol
Telur mengandung lemak sekitar 200 mg per butirnya. Konsumsi 6 butir dalam seminggu adalah batas maksimal yang diperbolehkan. Namun jumlah ini juga harus diimbangi dengan aktivitas hidup yang lebih dinamis. Bila tidak, tubuh akan mengalami peningkatan kolesterol dan meningkatkan resiko penyakit jantung.
Resiko Diabetes
Kandungan lemak dalam telur juga bisa memicu penyakit kencing manis, terutama pada wanita. Makan telur ayam setiap hari membuat pria beresiko 55% mengalami diabetes tipe dua. Sedangkan wanita, sekitar 77%. Ups, ganti dengan protein nabati, yuk.
Menghasilkan Jerawat
Telur juga bisa membuat kulit kita menumpuk minyak atau mengalami jerawat hormonal. Telur sama halnya seperti kacang dan makanan pedas, sama-sama bisa memicu munculnya jerawat di kulit.
Menambah Berat Badan
Karena kandungan lemaknya tinggi, telur juga bisa membuat kita menambah berat badan. Bila ingin lebih sehat, sebaiknya makan telur 2-3 hari sekali untuk wanita yang merasa kelebihan berat badan.
Ketidakseimbangan Hormon
Konsumsi terlalu banyak telur membuat hormon mudah naik turun. Apalagi pada wanita. Konsumsi protein hewani macam ini sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur dan buah untuk mengimbangi efek sampingnya.
Menimbulkan Alergi
Bagi Anda yang mudah alergi makanan, telur jenis tertentu (apalagi sekarang banyak telur KW) bisa membuat kita mengalami alergi. Jika kamu ingin konsumsi telur yang aman, selalu perhatikan apakah telur kamu berkualitas baik, tidak busuk, kulitnya tidak retak dan sebagainya. Hal ini meminimalisir efek tidak higienis dari telur yang bisa membuat alergi makanan. 
Telur emang lezat dan baik untuk kesehatan. Namun porsi yang tepat selalu bisa memberikan hasil yang maksimal dibanding porsi yang berlebihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar